Tuesday, May 9, 2017

Peta Konsep Lingkungan Hidup

Peta Konsep Lingkungan Hidup - Peta konsep lingkungan hidup membantu kita untuk memahami lingkungan hidup manusia yang hidup berdampingan dengan alam. Manusia memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibat dari adanya pemanfaatan sumber daya alam
berpengaruh terhadap kualitas lingkungan hidup.

Lingkungan hidup merupakan akumulasi dari interaksi berbagai faktor yang terkandung dalam lingkungan biotik dan abiotik. Lingkungan biotik merupakan kesatuan makhluk hidup, seperti mikroorganisme, manusia, tumbuhan, dan hewan. Adapun lingkungan abiotik merupakan kondisi yang terdapat di lingkungan sekitar berupa benda mati, seperti mineral, batuan, tanah, air dan udara.

Dewasa ini sering terjadi bencana dan kerusakan pada alam salah satunya bencana kebakaran hutan. Coba Anda sebutkan, bencana-bencana apa lagi yang dapat merusak lingkungan hidup? Faktor-faktor apa yang mempengaruhinya? Bagaimana dampaknya dalam kehidupan sehari-hari? Upaya-upaya apakah yang dilakukan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup?  

Peta Konsep Lingkungan Hidup

Peta Konsep Lingkungan Hidup
Peta Konsep Lingkungan Hidup
Manusia merupakan salah satu unsur lingkungan yang termasuk dalam komponen biotik, selain hewan dan tumbuhan. Di samping itu terdapat komponen abiotik, berupa benda-benda mati dan kondisi wilayah yang terdapat di sekitar manusia, seperti batuan, tanah, dan mineral yang secara langsung maupun tidak mempengaruhi pola perilaku dan tatanan hidup manusia.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia senantiasa berinteraksi dengan lingkungannya. Sebagai contoh dalam proses pembangunan untuk mencapai kesejahteraan, manusia mengubah, mengolah, dan memanfaatkan potensi sumber daya yang terkandung dalam lingkungan semaksimal mungkin. Di lain pihak, lingkungan juga memiliki batas kemampuan daya dukung. Jika proses eksploitasi sumber daya yang terkandung dalam lingkungan ini melewati kapasitas daya dukungnya dapat menimbulkan penurunan kualitas bahkan menimbulkan kerusakan lingkungan.
Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan yang saat ini dirasakan antara lain kenaikan suhu bumi akibat akumulasi gas rumah kaca (karbonmonoksida yang menyelimuti atmosfer) dan penipisan lapisan ozon stratosfer pada beberapa wilayah atmosfer bumi, kerusakan terumbu karang, banjir, tanah longsor, dan bentuk-bentuk kerusakan lainnya.  

Apa yang dimaksud dengan lingkungan hidup?

Pengertian dan Unsur Lingkungan Hidup | Lingkungan hidup adalah wilayah di sekitar manusia dengan berbagai macam komponen yang terkandung di dalamnya, baik komponen hidup maupun tidak hidup yang berpotensi dalam menopang kebutuhan manusia. Hal ini sesuai dengan pengertian yang terkandung dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.  

Baca Juga:

Menurut undang-undang tersebut lingkungan hidup didefinisikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Secara umum, unsur lingkungan dibedakan menjadi dua, yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik.  

Nah, Garda Pengetahuan sudah memberi tahu info tentang Peta Konsep Lingkungan Hidup nih, semoga bermanfaat yah.

Sunday, May 7, 2017

Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi

Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi - Sistem kekebalan atau sistem imun (bahasa Inggris: immune system) adalah sistem pertahanan sebagai perlindungan terhadap infeksi dari makromolekul asing atau serangan patogen, termasuk virus, bakteri, protozoa dan parasit. Sistem imun juga berperan dalam perlawanan terhadap protein tubuh dan molekul lain seperti yang terjadi pada autoimunitas, dan melawan sel yang bertransformasi menjadi tumor.

Baca Dulu:


Pertahanan awal terhadap organisme asing adalah jaringan terluar dari tubuh yaitu kulit, permukaan mukosa pencernaan, dan permukaan mukosa saluran pernapasan. Sistem tersebut memiliki banyak sel termasuk makrofag dan neutrofil (keduanya adalah fagosit) yang siap melumat organisme lain pada saat terjadi penetrasi pada permukaan kulit. Pertahanan kedua adalah sistem imun adaptif.

Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi

A. Kekebalan Bawaan

Kekebalan bawaan disebut juga kekebalan tidak spesifik. Kekebalan ini merupakan garis utama tubuh yang pertama melawan semua agen asing yang masuk ke dalam tubuh. Alat yang menghalangi dalam imunitas bawaan, seperti kulit, air mata, mukus, dan air ludah yang mencegah laju peradangan setelah terjadi luka atau infeksi. Mekanisme kekebalan bawaan adalah menghalangi masuknya dan penyebaran penyakit, tetapi jarang mencegah penyakit secara keseluruhan.  
Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi
Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi


B. Kekebalan Adaptasi

Kekebalan ini disebut juga dengan kekebalan spesifik, jika garis pertama kekebalan tubuh mendapat serbuan maka sel, molekul dan organ dari sistem imun menghasilkan suatu imun yang spesifik untuk melawan agen yang disesuaikan dengan jenis agen penyerang tersebut. Sehingga, sistem imun ini akan bekerja untuk melawan bila agen asing menyerang lagi. 

Kemampuan sistem imun dalam memberikan respon pada penyakit tergantung pada interaksi yang komplek antara komponen sistem imun dan antigen yang merupakan agen agen patogen atau agen penyebab penyakit. Antigen merupakan bahan-bahan asing yang masuk ke dalam tubuh. Jaringan dan organ yang berperan dalam sistem imun berada di bagian seluruh tubuh. Pada manusia dan mamalia lain, organ-organ pusat sistem imun adalah sumsum tulang.
Sumsum tulang yang ada dalam tulang mengandung sel sel batang yang menghasilkan atau memproduksi sel-sel darah, salah satunya adalah sel darah putih. Masih ingatkah kamu macam-macam sel darah putih? Sel darah putih yang memiliki peranan utama dalam sistem imunitas atau kekebalan tubuh adalah limfosit yang akan berkembang menjadi makrofag. Perkembangan limfosit menjadi makrofag dilakukan oleh monosit 

Nah, itulah ilmu biologi dari Garda Pengetahuan tentang Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi, mudah-mudahan ilmunya bermanfaat. Ingat jangan nyontek.  

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh


Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh - Sistem pertahanan tubuh, ibarat tentara sebuah negara yang bertugas untuk mencegah dan melindungi negara dari serangan pihak-pihak asing yang menyerang, merusak, dan menguasai negara tersebut. 



Manusia dan hewan memiliki sistem pertahanan tubuh yang disebut sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Setelah mempelajari bab ini, kamu akan mengetahui sistem kekebalan tubuh. Mari cermati uraiannya. 

Nah berikut ini Garda Pengetahuan menyajikan Peta Konsep yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh
Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh
Baca Juga:


Mekanisme Sistem Kekebalan Tubuh  
Sistem imun atau kekebalan tubuh merupakan sekelompok sel, molekul, dan organ yang bersama-sama secara aktif mempertahankan tubuh dari serangan benda-benda asing yang menyebabkan penyakit, seperti virus, bakteri, dan jamur.

Kesehatan tubuh tergantung kemampuan sistem imun dalam mengenal, menolak dan menghancurkan bibit-bibit penyakit tersebut. Kemampuan ini disebut respon imun.

Respon imun memiliki dua mekanisme, yaitu respon imun yang dilakukan oleh sel-sel darah putih (lewat sel) dan respon imun yang dilakukan oleh molekul protein yang tersimpan di dalam limfa dan plasma darah yang disebut antibodi. Respon imun yang dilakukan oleh antibodi disebut juga respon humoral (imunitas humoral). Kekebalan tubuh dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu kekebalan bawaan (innate immunity) dan kekebalan perolehan atau adaptasi. Untuk lebih mengetahui kedua tipe kekebalan tubuh tersebut, mari cermati uraian berikut ini.  

Itulah informasi mengenai Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh. semoga bermanfaat yah.

Friday, May 5, 2017

Pembagian dengan Suku Banyak dan Contoh Soal Suku Banyak

Pembagian dengan Suku Banyak dan Contoh Soal Suku Banyak - Selain dengan suku tunggal, pembagian bentuk aljabar dapat pula dilakukan dengan suku banyak, seperti (n2 – 5n – 24) : (n + 3), (x3 + 2x2 – 5x – 6) : (x + 3), dan (x 2 – 16) : (x – 4). Bagaimanakah cara melakukan pembagian dengan suku banyak? 

Catatan: Pangak kuadrat 2 dan 3 dalam persmaan tersebut tidak sempurna, dikarekan fasilitas yang menunjang untuk itu belum ada.

Pembagian dengan Suku Banyak dan Contoh Soal Suku Banyak

Contoh Soal:
Berapakah hasil dari (n2 – 5n – 24) : (n + 3)?

Jawaban :

Contoh Soal Suku Banyak

Pembagian dengan Suku Banyak

Setelah melakukan kegiatan tersebut, kamu memperoleh hasil dari operasi (n2 – 5n – 24) : (n + 3) adalah n – 8. 

CONTOH SOAL:

Tentukanlah hasil dari (6x3 + 19x2 + 31x + 24) : (2x + 3).Penyelesaian : 
Pembagian dengan Suku Banyak dan Contoh Soal Suku Banyak

Dengan demikian, hasil dari (6x3 + 19x2 + 31x + 24) : (2x + 3) adalah 3x2 + 5x + 8 

Baca Juga:


Artikel berjudul Pembagian dengan Suku Banyak dan Contoh Soal Suku Banyak dari Garda Pengetahuan ini disadur dari buku matematika.


Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa

Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi ProtozoaKata protozoa berasal dari bahasa Yunani, yakni proto yang berarti pertama dan zoa yang berarti hewan. Protozoa merupakan protista yang mirip hewan. Kebanyakan protozoa tidak berbahaya bagi manusia, tetapi beberapa jenis bersifat patogen. Bagaimanakah ciri-ciri dan klasifikasinya?  

Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa


A. Ciri-Ciri Protozoa

Menurut Brum et al. (1994: 813), lebih dari 40.000 spesies protozoa hidup di berbagai tempat, di perairan, tanah yang lembap atau di dalam organisme lain (parasit). Protozoa merupakan organisme uniselular. Protozoa mendapatkan makanan dengan cara mengabsorpsi molekul organik, yang terjadi secara intrasel. Protozoa mampu bergerak bebas (Gambar 1). Pernapasan protozoa berlangsung secara difusi.  
Ciri-Ciri Protozoa
Sumber: Ilmu Pengetahuan Populer, 2002. 
Gambar 1Contoh hewan protozoa adalah
(a)
Paramaecium caudatum dan
(b)
Amoeba.
  

Protozoa melakukan perkembangbiakan secara aseksual dan seksual. Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan dengan cara pembentukan tunas dan pembelahan biner. Adapun secara seksual dilakukan dengan cara konjugasi.
Beberapa protozoa ada yang bersifat holozoik. Sementara yang lainnya bersifat holofitik dan saprozoik. Holo oik artinya memakan organisme yang berukuran lebih kecil daripada ukuran tubuhnya. Holofitik artinya mampu menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Adapun sapro oik artinya memakan organisme mati yang telah membusuk. Alat gerak dari protozoa terdiri atas bulu cambuk (flagela), kaki semu (pseudopodia), dan bulu getar (silia).  

B. Klasifikasi Protozoa

Baca Juga :
Menurut Campbell (1998: 524), Protozoa merupakan hewan yang terdiri atas enam phylum. Keenam phylum tersebut adalah Rhi opoda (Sarcodina), Actinopoda (Heliozoa dan Radiozoa), ForaminiferaApicomple a (Sporozoa), oomastigophora (Zooflagellata), dan Ciliophora (Ciliata). Untuk mengetahui lebih jelas mengenai keenam phylum tersebut, perhatikan uraian berikut.

6 Phylum Klasifikasi Protozoa

1) Rhi opoda (Sarcodina)Kata Rhizopoda berasal dari kata rhizo yang berarti akar dan podos yang berarti kaki. Habitat hewan ini ada di air tawar, air laut, di tempat yang basah, dan sebagian lagi bersifat parasit di dalam tubuh hewan ataupun manusia. Ciri khas Rhizopoda, yang sering disebut juga Sarcodina, adalah alat geraknya yang berupa kaki semu (pseudopodia).
Kaki semu terbentuk karena adanya aliran sitoplasma, sebagai akibat perubahan sitoplasma dari fase padat (sol) ke fase kental (gel). Gerak yang ditimbulkannya disebut gerak amoeboid. Contoh Rhizopoda adalah Amoeba proteus yang umum ditemukan di perairan tawar. Selain sebagai alat gerak, kaki semu pada Amoeba juga berfungsi menangkap makanan. Pada saat mengambil makanan, pseudopodianya akan mengelilingi makanan yang akan dimakan. Proses ini disebut fagositosis (Gambar 2).  
Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa
Gambar 2Fagositosis pada Amoeba.Amoeba menangkap makanannya
menggunakan pseudopodia.

Sumber: www.microscopy-uk.org
 
Makanan yang telah ditangkap akan dicerna oleh vakuola makanan. Kemudian, sisa makanan hasil pencernaan tersebut akan dikeluarkan melalui vakuola kontraktil. Selain berfungsi mengeluarkan sisa makanan, vakuola kontraktil berfungsi juga dalam mengatur kadar air di dalam tubuhnya. Contoh lain dari phylum Rhizopoda adalah Entamoeba, Arcella, dan Difflugia.  

Beberapa jenis Entamoeba merupakan penyebab berbagai penyakit. Contohnya, Entamoeba dysentriae (penyebab penyakit disentri) dan Entamoeba histolitica (penyebab penyakit amebiasis) (Gambar 3). Protista patogen tersebut ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh Protista tersebut.  
Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa
Gambar 3Beberapa contoh Rhizopoda, adalah
(a)
Entamoeba dan (b) Diffuglia 
Sumber: www.micrographia.com  
2) Actinopoda (Helio oa dan Radio oa)Actinopoda memiliki arti kaki yang memancar . Hal tersebut didasarkan pada keadaan pseudopodia yang tipis menyerupai jarum dalam jumlah banyak dan memancar yang disebut a opodia. Setiap a opodia terbentuk dari ikatan mikrotubulus yang kuat. Mikrotubulus tersebut ditutupi oleh lapisan tipis dari sitoplasma. Sebagian besar Actinopoda merupakan plankton. Actinopoda terdiri atas Heliozoa dan Radiozoa (Gambar 4). Kebanyakan Heliozoa (sun animal) hidup di air tawar, sedangkan Radiozoa hidup di air laut. Radiozoa memiliki kulit yang lembut, tersusun atas silika yang merupakan bahan dasar gelas. Apabila organisme tersebut mati, kulit dari organisme tersebut akan berkumpul di dasar laut. Kulit dari Radiozoa tersebut akan terakumulasi dan membentuk lumpur yang dapat memiliki ketebalan hingga beberapa meter.  
Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa
Gambar 4Actinopoda dibedakan menjadi
(a) Radiozoa dan (b) Heliozoa.
Sumber: www.io.uwinnipeg.ca; www.micro.magnet.fsu.edu
  
3) ForaminiferaForaminifera berasal dari kata foramen yang berarti lubang. Sebagian besar hidup di laut dengan tubuh terlindung oleh kerangka luar yang tersusun atas kalsium karbonat (CaCO3). Kerangka luar yang telah kosong dan terendam di dasar laut selama jutaan tahun akan membentuk lapisan tanah hitam yang disebut tanah globigerina (Gambar 5). Globigerina merupakan salah satu satu anggota genus Foraminifera yang paling dikenal.  

Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa
Gambar 5Beberapa bentuk kerangka
Foraminifera yang beraneka ragam
dapat membentuk tanah
globigerina
 
Sumber: www.microscopy-uk.org  
4) Apicomple a (Sporo oa)Seluruh anggota dari phylum ini adalah parasit di dalam organisme lain. Beberapa di antaranya menyebabkan penyakit yang serius pada manusia. Apicomple a disebut juga Sporozoa. Sporozoa adalah satusatunya anggota Protozoa yang tidak memiliki alat gerak.

Kata Kunci
• MalariaPlasmodium
Contoh Sporozoa yang terkenal adalah Plasmodium. Plasmodium dapat menyebabkan penyakit malaria. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Ada banyak jenis Plasmodium, di antaranya P. falciparum, penyebab penyakit malaria tropikana dengan masa sporulasi
(pembentukan spora aseksual) setiap 24 jam. Contoh lainnya adalah
P. vivax, penyebab penyakit malaria tertiana dengan sporulasi setiap 48 jam. Untuk mengetahui daur hidup P. vivax, perhatikanlah Gambar 6
Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa
Gambar 6Daur hidup Plasmodium vivax 
Sumber: Heath Biology, 1985  

Penjelasannya menurut Garda Pengetahuan.

Penyakit malaria merupakan penyakit menahun karena Plasmodium dapat berada di dalam darah inangnya selama bertahun-tahun. Pencegahan penyakit ini lebih baik dilakukan daripada melakukan pengobatan.
Plasmodium lainnya yang terkenal adalah P. malariae, penyebab penyakit malaria uartana dengan masa sporulasi setiap 72 jam. Contoh Sporozoa yang lain adalah Pneumocystis carinii dan Toxoplasma gondiiPneumocystis carinii dapat menyebabkan penyakit pneumonia (paru-paru basah) yang biasanya terjadi pada pasien AIDS tahap awal. Adapun Toxoplasma gondii dapat menyebabkan to oplasmosis pada wanita hamil. Penyakit ini membahayakan bayi yang dikandungnya.

5) oomastigophora ( ooflagelata)
Phylum Zoomastigophora dikenal juga sebagai Zooflagelata. Makhluk hidup heterotrof ini mengambil molekul organik dari lingkungannya atau mangsa melalui fagositosis (Gambar 7). Zoomastigophora bergerak menggunakan bulu cambuk atau flagela. Umumnya hidup sebagai sel soliter, tetapi ada beberapa yang hidup berkoloni. Zoomastigophora ada yang hidup bebas dan ada pula yang melakukan simbiosis dengan makhluk hidup lain. Contohnya, Trichonympha campanula yang hidup dalam usus rayap dan membantu rayap menguraikan molekul selulosa kayu. Zoomastigophora lainnya merupakan parasit yang membahayakan pada manusia dan hewan. Trypanosoma, menyebabkan penyakit tidur di Afrika yang disebarkan oleh gigitan lalat tse-tse. Trichomonas vaginalis menyebabkan penyakit kelamin (trichomoniasis) pada wanita dan penyakit saluran kelamin pada pria
 
Gambar 7 Beberapa spesies Zoomastigophora adalah
(a)
Trypanosoma brucei;(b) Giardia lamblia;
(c)
Trichomonas. 
Sumber: Biology: The Unity and Diversity of Life , 1995  
Lanjutan Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa

Sekilas BiologiMalaria merupakan penyakityang disebabkan oleh Plasmodiumdengan vektor nyamuk Anopheles. Di
Indonesia, terdapat empat jenis
Indonesia, terdapat empat jenisPlasmodium yang menyebabkan
malaria, yakni
malaria, yakni Plasmodium vivax,Plasmodium malariae, Plasmodiumovale, dan Plasmodium falciparum.
Adapun jenis parasit yang paling
banyak menyebabkan kematian
adalah
Adapun jenis parasit yang palingbanyak menyebabkan kematianadalah Plasmodium falciparum.Sumber: Republika, 13 Juli 2004  

6) Ciliophora (Ciliata)
Karakteristik dari phylum Ciliophora terlihat dari silia mereka yang digunakan untuk mencari dan mengumpulkan serta untuk bergerak. Menurut Campbell (1998: 527), kebanyakan anggota dari phylum ini hidup soliter atau hidup sendiri di perairan tawar. Selain itu, phylum Ciliophora ini hidup bebas dan jarang yang parasit di dalam organisme lain. Bentuk tubuh dari anggota phylum ini tetap karena mengandung pelikel yang tersusun atas protein. Pelikel merupakan suatu selaput keras yang
menyebabkan bentuk tubuhnya tetap.

Contoh spesies dari phylum Ciliophora adalah Paramaecium caudatumProtozoa tersebut dapat kita temukan di perairan sekitar kita, seperti di kolam maupun di sawah. Tubuh Paramaecium memiliki bentuk mirip sandal jepit. Paramaecium memiliki inti yang berukuran besar (makronukleus) dan berukuran kecil (mikronukleus). Makronukleus bertanggung jawab dalam berlangsungnya metabolisme sel. Adapun mikronukleus mengontrol perkembangbiakan sel. Selain itu, Paramaecium
juga memiliki dua jenis vakuola (kantung), yakni vakuola makanan dan vakuola kontraktil. Paramaecium berkembang biak secara aseksual maupun seksual. Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan dengan cara membelah diri (perhatikanlah Gambar 8). Adapun perkembangbiakan secara seksual dilakukan melalui proses konjugasi.

Kata Kunci
• Flagela
• Makronukleus
• Mikronukleus
• Trichomoniasis
Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa
Gambar 8Perkembangbiakan secara seksual
pada
Paramaecium. 
Sumber: Campbell, 1998  
Keterangan1. Dua individu Paramaecium melakukan fusi (penyatuan). Mikronukleus luruh.
2. Luruhnya mikronukleus menyebabkan diproduksinya empat mikronukleus yang haploid.
3. Tiga mikronukleus haploid luruh dan sisanya melakukan mitosis.
4. Terjadi perkawinan, setiap
Paramaecium menukarkan mikronukleusnya.
5. Mikronukleus yang secara genetik berbeda melakukan fusi.
6. Mikronukleus melakukan pembelahan secara mitosis dan menghasilkan delapan mikronukleus
yang sama.
7. Mikronukleus yang berasal dari individu itu sendiri luruh dan pembentukan makronukleus
dimulai.
8. Individu baru terbentuk.
  

Beberapa contoh spesies phylum Ciliophora lainnya adalah Balantidium coli, Didinium, Stentor, Vorticella, dan Stylonychia (Gambar 9). DidiniumStentor, dan Vorticella mempunyai bentuk yang halus. Didinium mirip teko air bertangkai, sementara Stentor mirip terompet, dan Vorticella mirip lonceng.
Beberapa anggota Ciliophora yang hidup di perairan tawar dapat dijadikan indikator pencemaran, seperti
Paramaecium dan StentorBalantidium coli hidup parasit di dalam usus besar manusia dan dapat menyebabkan penyakit balantidiasis (gangguan perut).  
Gambar 9(a) Balantidium coli(b) Stentor(c) Vorticella(d) Stylonychia
Sumber: www.umanitoba.ca.com; www.ucmp.berkeley.edu; www.pirx.com; www.user.chollian.net
 
Oke, cukuplah penjelasan ilmu biologi mengenai Ciri-Ciri Protozoa dan Klasifikasi Protozoa, sudah cukup banyak yang kami jelaskan semoga bisa dipahami dengan baik yah.

Ini ada juga artikel biologi berjudul

Monday, May 1, 2017

Isi Perjanjian Postdam 2 September 1945

Isi Perjanjian Postdam 2 September 1945 - Seperti dalam Perang Dunia I, penyelesaian Perang Dunia II dilakukan dengan penandatanganan perjanjian. Berikut ini perjanjian-perjanjiannya.  

Perjanjian Postdam


Perjanjian Postdam yang dilakukan pada tanggal 2 September 1945. Isinya ditentukan oleh Thruman (Presiden AS), Stalin (Presiden USRusia), dan Winston Churchill (Inggris). Perjanjian itu adalah perjanjian antara Sekutu dan Jerman.

Sebab Terjadinya Perjanjian Postdam


Perang dunia dua yang melibatkan banyak negara berakhir ketiak jerman mengaku kalah dan menandatangani perjanjian postdam

Sejarah panjang terjadinya perang dunia II antara Sekutu melawan Jerman merupakan hal utama yang melatar Belakangi Perjanjian Postdam.

Perang dunia II yang melibatkan banyak negara di dunia tersebut akhirnya berhenti setelah Jerman mengalami kekalahan atas Sekutu pada bulan Mei tahun 1945.

Setelah menyerah terhadap Sekutu akhirnya Jerman mengambil jalan diplomasi dalam menyelesaikan permasalahan dengan Sekutu.

Atas dasar diplomasi tersebut kedua belah pihak setuju dalam sebuah perjanjian yang sekarang dikenal dengan nama perjanjian postdam.

Konferensi postdam dilaksanakan di Jerman pada tanggal 17 bulan Juli tahun 1945 dan berakhir setelah ditandatanganinya perjanjian postdam dari kedua pihak pada tanggal 2 Agustus tahun 1945.

Isi Perjanjian Postdam 2 September 1945

Berikut ini isi Perjanjian Postdam.
1) Jerman dibagi empat daerah pendudukan, yaitu Jerman Barat diduduki oleh AS, Inggris, dan Prancis; sedang-kan Jerman Timur diduduki oleh Rusia.
2) Danziq dan daerah Jerman bagian Timur Sungai Oder dan Niesse diberikan kepada Polandia.
3) Jerman harus membayar kerugian perang kepada Sekutu.
4) Demiliterisasi bagi Jerman dan penjahat perang harus dihukum.  

Isi Perjanjian Postdam 2 September 1945
Sumber: Encarta Encyclopedia, 2006
Gambar Dari kiri: Stalin (USSR),
Thruman (Amerika Serikat), W. Churchill
(Inggris).
  

Baca Juga:

Atas dasar perjanjian tersebut banyak negara tetangga yang berharap akan terlaksananya ketertiban dan perdamaian dunia. Perlu kita ketahui bersama bahwa konferensi antara sekutu dan Jerman disebut dengan perjanjian postdam karena diadakan di Postdam wilayah Jerman. Tokoh yang hadir dalam konferensi tersebut merupakan perwakilan dari negara Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Soviet yang masing-masing mengirimkan Clement Richard Attlee, Harry S. Truman, dan J. Stalin. Meskipun dalam konferensi tersebut disepakati beberapa poin perjanjian namun ada pula beberapa poin yang tidak disepakati antara kedua belah pihak, hal tersebut yang menjadi latar belakang terjadinya perjanjian lain.

Sekilas Info Garda Pengetahuan:
Setelah Jerman menyerah, pasukan Sekutu menemukan kamp konsentrasi (penjara) yang amat menyeramkan di seluruh Eropa. Di kamp itu Nazi menahan 26 juta orang yang tidak diinginkan, termasuk jutaan orang Yahudi. Para tahanan kelaparan, disiksa, dan dibunuh di kamar gas.  
Terima kasih telah berkunjung pada artikel kami mengenai Isi Perjanjian Postdam 2 September 1945.


Sejarah Fasis Militer Jepang

Sejarah Fasis Militer Jepang - Fasisme militer Jepang dikembangkan oleh Perdana Menteri Hideki Tojo pada masa pemerintahan Kaisar Hirohito (1912 - 1989). Pada masa ini, Jepang mengalami kemajuan pesat dalam bidang perdagangan, industri, dan militer. Bangsa Jepang menganggap dirinya
keturunan Dewa Matahari (Amaterasu Omikami) dan menganggap bangsa lain lebih rendah. 

Sejarah Fasis Militer Jepang

Berpedoman hal itu, Jepang melancarkan politik ekspansi ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Dalam melancarkan politik ekspansinya, Kaisar Hirohito melakukan usaha-usaha berikut ini.
1) Memodernisasi angkatan perang.
2) Mengagungkan semangat bushido.
3) Mengenalkan ajaran Shinto Hakko I Chiu, yaitu dunia sebagai satu keluarga yang dipimpin oleh Jepang  
4) Menyingkirkan tokoh-tokoh politik yang antimiliter.
5) Mempropagandakan semboyan Nippon 3A.
6) Memperluas wilayah kekuasaannya ke negara-negara terdekat, seperti Korea, Manchuria, dan Cina.
Alasan Jepang menjadi negara imperialisme, antara lain:
1) majunya perindustrian dan perdagangan,
2) kurangnya bahan baku untuk perindustrian, dan
3) perlunya daerah pemasaran hasil industri.
  
Sejarah Fasis Militer Jepang
Gambar Perdana Menteri Hideki Tojo dan
Kaisar Hirohito
  

Fasisme Jepang bercorak militer. Fasisme militer itu dikembangkan Jepang setelah tampilnya Jendral Hideki Tojo sebagai perdana mentri. Jendral Hideki Tojo menjalankan pemerintahan diktator militer sehingg Jepang menjadi sangan ekspansif dan tampil sebagai negara imperialis.
                                                     
Setelah Perang Dunia I berakhir, negara-negara pemenang perang seperti Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat, menguasai sebagian besar wilayah Asia dan Afrika. Jepang akhirnya memutuskan untuk merebut wilayah-wilayah di Asia yang telah dikuasai oleh sekutu tersebut. Untuk mewujudkan ambisi itu setiap pemuda dikenai wajib militer untuk kepentingan negara. Setelah merasa memiliki kekuatan yang cukup, Jepang segera melaksanakan niatnya. Wilayah-wilayah yang menjadi korban imperialisme Jepang antara lain, Manchuria (1935), Cina (1937), Asia Tenggara (1942). Untuk melancarkan politik ekspansinya, Jepang menempuh upaya sebagai berkut:

Sekian Sejarah Fasis Militer Jepang yang telah Garda Pengetahuan rangkum dari berbagai sumber, semoga bermafaat para pencari ilmu.